Feed aggregator

Keren! Pangan Lokal Goes to School, Cara Jitu Noni Hidayat Ajak Pelajar Jaga Hidup Sehat

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 06/12/2026 - 15:05

BANGKA TENGAH – Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, kini semakin gercep dalam mendukung masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.

Salah satu lokus utamanya Noni Hidayat terkait hal tersebut adalah melalui program Pangan Lokal Goes to School. Program tersebut cara jitu, Noni Hidayat mengajak para pelajar untuk membiasakan diri mengonsumsi pangan lokal sebagai upaya menjaga hidup sehat, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Ajakan tersebut disampaikannya dalam kegiatan Pangan Lokal Goes to School yang digelar di SMA Negeri 2 Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (12/6/2026).

Noni mengatakan, kegiatan Pangan Lokal Goes to School dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya konsumsi pangan lokal, sekaligus mendorong mereka mengembangkan keterampilan, inovasi, dan kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang bernilai.

"Kegiatan ini bertujuan memberikan kesadaran kepada anak-anak sekolah tentang pentingnya konsumsi pangan lokal serta meningkatkan keterampilan, inovasi, dan kreativitas dalam pengembangan olahan pangan lokal," ujar Noni.

Ia mengapresiasi antusiasme para siswa SMA Negeri 2 Sungai Selan yang turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam membudayakan konsumsi pangan lokal di tengah maraknya makanan instan dan cepat saji.

"Kalian harus bangga dengan pangan lokal yang kita miliki. Di rumah, Bunda juga menanam berbagai tanaman pangan di pekarangan, seperti singkong, pisang, pepaya, kacang-kacangan hingga rempah-rempah. Mulailah dari langkah sederhana, yaitu membiasakan mengonsumsi pangan lokal yang tersedia di sekitar kita," jelas istri Gubernur Babel ini.

Menurut dia, konsumsi pangan lokal tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan dan pemenuhan gizi selama masa pertumbuhan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

"Dengan memilih pangan lokal, kita tidak hanya menjaga kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga turut mendukung petani lokal, menggerakkan perekonomian daerah, serta memperkuat ketahanan pangan bangsa," ungkapnya.

Dia menilai Bangka Belitung memiliki banyak potensi pangan lokal yang dapat diolah menjadi makanan yang unik, menarik, dan bernilai ekonomi. Karena itu, para pelajar diharapkan mampu mengenali dan memanfaatkan kekayaan pangan daerah sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Selain itu, dia mengingatkan pentingnya menjaga pola makan sejak usia dini. Dia juga menyoroti adanya kebiasaan anak-anak mengonsumsi makanan cepat saji dan minuman manis secara berlebihan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

"Saat ini, tidak sedikit anak-anak usia belasan tahun yang sudah harus menjalani cuci darah akibat pola makan yang kurang sehat, terlalu banyak mengonsumsi makanan instan dan minuman manis. Hal ini harus dicegah sedini mungkin," tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Noni berharap para siswa semakin mengenal potensi pangan yang ada di daerahnya serta tumbuh rasa bangga untuk mengonsumsi dan mempromosikan pangan lokal dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel, Kurniawan, mengatakan, kegiatan Pangan Lokal Goes to School merupakan salah satu upaya sosialisasi, edukasi, dan promosi pangan lokal kepada generasi muda di Provinsi Kepulauan Babel.

"Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta kecintaan pelajar terhadap pangan lokal yang kita miliki," kata Kurniawan.

Dia menjelaskan, Babel memiliki kekayaan sumber pangan yang sangat beragam, mulai dari ubi kayu, talas, pisang, jagung, sagu, hingga berbagai komoditas lokal lainnya yang memiliki nilai gizi tinggi dan berpotensi besar mendukung ketahanan pangan.

Adanya percepatan penganekaragaman konsumsi pangan, lanjutnya, tidak dapat dilakukan secara instan. Oleh karena itu, promosi, sosialisasi, dan edukasi mengenai pentingnya konsumsi pangan lokal harus terus dilakukan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari para siswa. Berbagai permainan edukatif yang berkaitan dengan tanaman dan pangan lokal turut mewarnai acara. Antusiasme peserta terlihat saat mengikuti setiap sesi kegiatan.

Salah seorang peserta, Eka, siswi kelas XI SMA Negeri 2 Sungai Selan, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Selain menghibur, kegiatan itu juga menambah pengetahuannya mengenai manfaat dan potensi bahan pangan lokal.

"Saya jadi lebih tahu manfaat pangan lokal, jenis-jenis pangan lokal hingga mengolahnya menjadi makanan menarik dan bergizi tinggi," tutupnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Yoska/VeraEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Dekranasda Babel Dukung Penuh Industri Daun Ketapang Kering Go International

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Thu, 06/11/2026 - 21:50

PANGKALPINANG – Siapa sangka, daun ketapang kering yang kerap dianggap sampah dan dibiarkan berserakan di jalanan, kini menjelma menjadi komoditas ekspor bernilai ekonomi tinggi di pasar internasional.

Keberhasilan ini menarik perhatian khusus dari Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, yang menegaskan kesiapannya untuk mengawal dan mendukung penuh produk lokal ini (daun ketapang, red) agar terus "naik level" atau go internasional.

Menurutnya, inovasi yang dilakukan pelaku industri lokal membuktikan bahwa produk sederhana memiliki nilai jual tinggi apabila dikelola secara kreatif dan profesional.

Apresiasi tersebut diberikan kepada Central Charcoal Babelindo, industri lokal asal Babel yang dirintis Lukman sejak tahun 2022. Berbekal kejelian melihat peluang pasar, usaha kreatif ini berhasil menangkap peluang bisnis unik dengan mengekspor daun ketapang kering sebagai pelengkap kebutuhan dunia akuarium dan pemeliharaan reptil di luar negeri.

Hingga saat ini, daun ketapang kering asal Babel telah berhasil mengepakkan sayap ke berbagai belahan dunia, mulai dari Amerika Serikat, Inggris, Turki, Singapura, Jepang dengan serapan 10.000 bungkus, hingga Jerman yang memesan sebanyak 20.000 bungkus.

Melihat potensi pasar, Noni Hidayat Arsani menyatakan bahwa Dekranasda Babel berkomitmen penuh untuk mendorong kapasitas produksi industri ini melalui sinergi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Babel guna memfasilitasi alat penunjang produksi yang memadai.

"Ini adalah bukti nyata bahwa ekonomi lokal kita bisa bersaing di kancah global. Sesuatu yang tadinya dianggap tidak berguna, ternyata memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi di luar negeri. Kami dari Dekranasda, bersama Disperindag Babel, siap menyokong pemenuhan fasilitas dan alat penunjang kerja agar kapasitas ekspor mereka bisa semakin besar dan stabil," ujar Noni saat meninjau stand industri di halaman Kantor Gubernur Babel, Kamis (11/6/2026).

Lebih dari sekadar mencetak prestasi ekspor, Noni optimistis aktivitas bisnis ini dapat menjadi pemantik bangkitnya ekonomi kerakyatan melalui skema pemberdayaan masyarakat. Warga sekitar dapat dilibatkan secara langsung sebagai penyuplai bahan baku daun ketapang kering yang memenuhi standar mutu.

Peluang ini dinilai sangat menjanjikan untuk menambah pendapatan harian keluarga, di mana setiap 12 lembar daun ketapang kering yang lolos sortir dihargai sebesar Rp2.500.

"Kami ingin masyarakat jeli menangkap peluang baru ini. Dengan mengumpulkan dan menyortir daun ketapang, warga bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Ini adalah bentuk pemberdayaan berbasis lingkungan (green economy) yang dampaknya langsung menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Jadi, dari hulu ke hilir, semua merasakan perputaran ekonominya," tambah Noni.

Melalui kolaborasi kuat antara pelaku industri, masyarakat sebagai penyuplai, ditambah dengan dukungan fasilitas dari Dekranasda dan Disperindag Babel, komoditas unik ini diharapkan Noni dapat terus berkembang menjadi produk unggulan baru.

Langkah strategis ini dipercaya tidak hanya menggerakkan roda ekonomi daerah dari sektor bawah, tetapi juga membawa nama Bangka Belitung semakin harum di panggung perdagangan internasional.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Jo FandiEditor: VeraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Babel Jadi Rujukan DPRD Kalimantan Tengah dalam Pengelolaan Lahan Pascatambang dan Layanan Digital

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Thu, 06/11/2026 - 17:19

PANGKALPINANG — Menjadi sebuah kebanggan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjadi rujukan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dalam pengelolaan lahan pascatambang dan pengembangan layanan publik berbasis digital.

Hal itu mengemuka dalam kunjungan kerja Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, yang berlangsung di Ruang Tanjung Pesona Kantor Gubernur Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Selasa (11/6/2026).

Kunjungan tersebut difokuskan pada studi komparasi pemanfaatan lahan pascatambang untuk pembangunan infrastruktur dan permukiman, sekaligus penguatan regulasi serta peningkatan kinerja urusan komunikasi, informatika, statistik dan persandian.

Mewakili Gubernur Babel, Hidayat Arsani, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Agus Suryadi, mengatakan Babel saat ini mengarahkan pembangunan daerah melalui pendekatan Blue Economy dan Green Tourism.

Menurut Agus, transformasi kawasan pascatambang, menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah agar pemanfaatan sumber daya alam tidak hanya menghasilkan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Pemanfaatan sumber daya alam harus mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, transformasi kawasan pascatambang menjadi salah satu fokus yang terus didorong oleh Pemprov Kepulauan Babel,” ujar Agus.

Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Lohing Simon, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari regulasi dan implementasi kebijakan yang diterapkan Pemprov Kepulauan Babel, dalam pengelolaan wilayah pertambangan dan pemanfaatan lahan pascatambang.

Menurut dia, kesamaan karakteristik antara Kalimantan Tengah dan Babel sebagai daerah pertambangan menjadi alasan penting untuk menjadikan pengalaman Babel sebagai referensi dalam penyusunan kebijakan daerah

“Kami ingin melihat secara langsung bagaimana Babel mengelola kawasan pascatambang, termasuk regulasi yang mendukung transformasi lahan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Lohing.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPRKP) Provinsi Babel, Jantani Ali, menjelaskan kebijakan pembangunan wilayah dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat setempat.

Jantani menyebut, sejumlah wilayah di Babel mulai mengembangkan pemanfaatan ruang berbasis sektor perikanan, konservasi, dan pariwisata.

"Di sisi lain, pemerintah daerah juga mendorong penataan aktivitas tambang masyarakat melalui skema Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) agar lebih tertib dan sesuai ketentuan," kata Jantani.

Selain membahas soal isu pertambangan, pengembangan layanan digital juga menjadi perhatian DPRD Kalimantan Tengah.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, H.M. Rusdi Gozali, menanyakan strategi Pemprov Babel dalam memperluas layanan informasi hingga ke tingkat desa.

Menanggapi pertanyaan itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Babel, Eko Sentosa, menjelaskan pemerintah daerah terus memperkuat akses layanan digital melalui pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi.

Saat ini, kata Eko, Pemprov Babel telah menyediakan 14 titik hotspot internet di sejumlah lokasi strategis, termasuk desa wisata. Pada 2027, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pemerintah juga merencanakan penambahan 27 titik hotspot baru.

“Komitmen kami tidak hanya menghadirkan akses internet, tetapi juga mengintegrasikan berbagai layanan dan produk digital untuk mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi daerah,” jelas Eko.

Dalam pertemuan itu, turut dilakukan diskusi yang membahas berbagai tantangan pengelolaan lahan pascatambang, termasuk persoalan perizinan yang masih tercatat dalam sistem pemerintah pusat.

Menanggapi topik diskusi, Kabid Penataan Ruang dan Pertanahan Dinas PUPR Provinsi Kepulauan Babel, M Yunus, mengungkapkan bahwa Pemprov Kepulauan Babel, terus mendorong optimalisasi kawasan pascatambang yang sudah tidak produktif, agar memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

"Salah satu contoh, saat ini Pemprov Kepulauan Babel melakukan pengembangan kawasan wisata di bekas area pertambangan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi ekonomi sekaligus upaya perbaikan kualitas lingkungan," tutup M Yunus.

Sebelum sesi diskusi ditutup, Kabid Pertambangan Mineral Logam pada Dinas ESDM Babel, Erpan Muchtedi menambahkan bahwa Pemprov Kepulauan Babel juga terus memperkuat regulasi daerah melalui berbagai instrumen kebijakan, termasuk penguatan peraturan daerah yang mendukung transformasi dan pemanfaatan lahan pascatambang secara berkelanjutan.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FarisFotografer: Faris/IbnuEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Kenalkan Seni Budaya Sejak Dini, Bunda PAUD Babel Inisiasi Lomba Mewarnai dan Tari Kreasi Nusantara

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Thu, 06/11/2026 - 16:56

PANGKALPINANG — Wujud nyata Bunda PAUD bersama Kelompok Kerja (Pokja) PAUD, dalam memperkenalkan seni dan budaya sejak dini ke anak-anak PAUD di Negeri Serumpun Sebalai, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menginisiasi Lomba Mewarnai dan Tari Kreasi Nusantara.

Kegiatan yang diselenggarakan di Halaman Kantor Gubernur Babel pada Kamis (11/6/2026) pagi itu, diikuti anak-anak PAUD se-Provinsi Babel.

Adapun Lomba Mewarnai, diikuti 15 peserta, yang mana masing-masing Kabupaten/Kota mengirimkan 3 perwakilan peserta.

Sementara Lomba Tari Kreasi Nusantara, diikuti 5 tim penari cilik terbaik bentukan sekolah, yang mewakili masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Babel.

Noni Hidayat, dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kreativitas, sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air dan pengenalan budaya nusantara sejak usia dini.

"Kegiatan ini, menjadi ruang kreativitas dan salah satu langkah strategis dalam upaya membentuk karakter dan masa depan anak," kata Noni Hidayat.

Menurut dia, kegiatan positif ini, dapat dijadikan sebagai momentum bagi sekolah dan anak-anak PAUD di Provinsi Kepulauan Babel, untuk unjuk kemampuan terbaik, mengembangkan bakat dan kreativitas, serta menstimulasi kepercayaan diri dan membangun karakter yang unggul sejak dini.

"Lomba Mewarnai dan Tari Kreasi Nusantara, merupakan cara kami untuk mengenalkan budaya Indonesia ke anak-anak. Semoga bisa menciptakan talenta-talenta baru, yang mencintai seni dan budaya Indonesia maupun daerah," tutupnya.

Halaman Kantor Gubernur Babel kian ramai, karena kegiatan ini digelar berbarengan dengan Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), serta Gelar Produk Unggulan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bunda PAUD dan Pokja dari 5 Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Babel serta Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Babel, Saipul Bakhri.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: FerdinanFotografer: Idris/YoskaEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat Dorong Masyarakat Desa Kayu Besi Tak Sungkan Laporkan Persoalan Sosial ke Posyandu

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Wed, 06/10/2026 - 21:57

PANGKALPINANG — Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP-Posyandu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, mendorong masyarakat Desa Kayu Besi, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, memanfaatkan Posyandu sebagai ruang menyampaikan berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan mereka.

Pesan tersebut disampaikan Noni Hidayat, saat meninjau Posyandu Duku Desa Kayu Besi, Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, Posyandu tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan, tetapi juga dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

"Jangan sungkan menyampaikan berbagai persoalan penting yang terjadi di masyarakat kepada Posyandu. Misalnya ada anak putus sekolah atau persoalan sosial lainnya yang membutuhkan perhatian bersama," kata Noni.

Dalam kunjungan itu, Noni Hidayat menilai, Posyandu Duku telah menjalankan Enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM) Posyandu dengan baik, yang mana seluruh aspek pelayanan dasar telah berjalan sesuai ketentuan.

"Saya melihat 6 SPM di Posyandu Duku sudah terpenuhi dan dijalankan dengan baik. Semoga ke depan pelayanan yang diberikan semakin maksimal," ujarnya.

Noni Hidayat juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Desa Kayu Besi dalam memberikan perhatian kepada warganya. Ia mengaku telah memastikan langsung informasi mengenai bantuan rutin yang diberikan kepada masyarakat, mulai dari anak-anak, ibu hamil hingga lanjut usia (lansia).

"Tadi saya bertanya langsung kepada warga dan ternyata memang benar bantuan ke masyarakat diberikan setiap bulan. Terima kasih kepada Kepala Desa yang terus memberikan perhatian luar biasa kepada masyarakat.

Menurut Noni Hidayat, langkah tersebut sejalan dengan semangat Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel yang mengutamakan pemanfaatan anggaran untuk kepentingan masyarakat.

"Apa yang dilakukan pak Kades ini, sejalan dengan pesan pak Gubernur, uang rakyat kembali ke rakyat," ucapnya.

Noni Hidayat dalam kesempatan itu menegaskan, Pemerintah Provinsi Babel terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat. Setiap persoalan yang disampaikan, kata dia, akan dicarikan solusi secara bersama-sama sesuai aturan dan kebutuhan yang ada.

"Silakan memberikan masukan. Pemerintah daerah, khususnya Pak Gubernur, sangat terbuka terhadap aspirasi masyarakat. Setiap permasalahan akan kita carikan solusi terbaik bersama," ujarnya.

Selain mengunjungi Posyandu Duku, Noni Hidayat juga mengunjungi mobil perpustakaan keliling. Dalam kesempatan itu, perempuan yang juga menjabat sebagai Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Babel itu, mengajak anak-anak Desa Kayu Besi untuk rajin belajar dan aktif membaca.

"Di sini ada mobil perpustakaan keliling. Mereka menghadirkan MBG (Membaca Buku Gratis). Silakan dimanfaatkan ya. Tetap rajin sekolah dan aktif membaca," pesan Noni Hidayat, kepada anak-anak desa setempat.

Sementara itu, Kepala Desa Kayu Besi, Yohanes Tamaela, menegaskan pemerintah desa berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan siap menindaklanjuti berbagai persoalan yang disampaikan warga.

"Berbagai persoalan, seperti stunting, peningkatan minat baca anak, hingga remaja putus sekolah, kami serap dan hadirkan solusinya lewat posyandu," kata Yohanes.

"Sebagai pelayan masyarakat, kami siap mendengarkan dan menindaklanjuti setiap keluhan maupun persoalan yang terjadi di tengah masyarakat," sambungnya.

Menurut dia, dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah menjadi motivasi bagi perangkat desa untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Meski demikian, pelaksanaan program tetap disesuaikan dengan ketersediaan anggaran serta ketentuan yang berlaku.

"Terima kasih Ibu Noni, sudah berkunjung ke Desa dan Posyandu kami. Kunjungan ibu hari ini, menjadi motivasi bagi kami untuk semakin maksimal melayani masyarakat," tutupnya.

Dalam kunjungan tersebut, Noni Hidayat turut menyapa warga yang hadir, mulai dari anak-anak hingga lansia. Ia juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa seragam dan perlengkapan sekolah kepada anak-anak Desa Kayu Besi.

Selain itu, bantuan berupa susu dan sayuran juga disalurkan kepada masyarakat, termasuk ibu hamil, sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi keluarga dan kesehatan ibu serta anak di desa tersebut.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Dina/YudhistiraEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Disambut Pedang Pora hingga Ikut Menari, Bunda PAUD Noni Hidayat Puji Kreativitas Siswa di LKS-FLS3N Babel

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Tue, 06/09/2026 - 20:40

PANGKALPINANG —Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani menyambut baik Kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), serta Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus sebagai upaya menciptakan generasi muda Babel yang unggul, berprestasi, kreatif, dan berdaya saing.

Hal itu diungkapkannya saat menghadiri pembukaan LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Babel, Andri Nurtito, di Halaman Kantor Gubernur Babel, Selasa (9/6/2026).

Menurut Noni, pelaksanaan Kegiatan LKS, FLS3N, serta Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus ini dinilai menjadi langkah strategis dalam upaya menciptakan generasi muda Babel yang unggul, berprestasi, kreatif, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penting untuk mengasah keterampilan, memperluas pengetahuan, serta menumbuhkan jiwa kompetitif dan inovatif di kalangan peserta didik.

"Kegiatan ini sangat positif, karena memberikan ruang bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya, mengembangkan kreativitas, serta membangun karakter yang unggul dan berdaya saing," ujar istri Gubernur Babel ini.

Noni berharap ajang LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus dapat menjadi wadah lahirnya talenta-talenta terbaik Babel yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai tingkat kompetisi.

Kehadiran Bunda PAUD Babel Noni Hidayat ke lokasi LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus 2026 mendapatkan sambutan meriah dari para peserta LKS, FLS3N dan Gelar Produk Unggulan, termasuk dari siswa-siswi.

Bahkan para siswa menyambut kedatangan Ketua TP PKK Babel bersama Staf Ahli, Unsur Forkopimda dan undangan terkait lainnya itu, dengan barisan Pedang Pora.

Tak sampai disitu, Noni Hidayat pun diajak menari bersama oleh sekelompok penari yang sedang melakukan atraksi dalam acara pembukaan event akbar Provinsi Babel yang digelar setiap tahun tersebut.

Bunda PAUD Noni Hidayat dalam ajang bergengsi bagi siswa-siswi SMK se-Babel tersebut tidak lupa menyampaikan pujian atas kreativitas para siswa yang terlibat di dalam LKS-FLS3N Babel 2026.

 

Senang Ikut Terlibat

Salah seorang peserta dari SMKN 1 Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Destiriani, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.

Di stand SMKN 1 Pangkalanbaru itu, dia bersama siswa sekolahnya menjual produk kuliner berupa Mie Ayam Beluluk yang merupakan hasil olahan dan inovasi siswa di kelasnya.

"Kami menjual Mie Ayam Beluluk yang dipercaya dapat membantu memperlancar pencernaan dan menjaga kesehatan tubuh," ujar Destiriani.

Menurutnya, keikutsertaan dalam gelar produk unggulan memberikan pengalaman berharga bagi para siswa untuk belajar berwirausaha, melatih kemampuan komunikasi, serta mengenalkan produk lokal kepada masyarakat luas.

"Melalui kegiatan ini kami bisa belajar bagaimana memasarkan produk, melayani konsumen, dan meningkatkan kepercayaan diri. Kami juga bangga bisa memperkenalkan hasil karya sekolah kepada masyarakat," ujarnya.

Perlu diketahui, jumlah peserta LKS diikuti sebanyak 278 orang, FLS3N sebanyak 169 orang serta para peserta gelar produk unggulan.

Di hari pertama lomba, para siswa tampak bersemangat berkompetisi untuk meraih prestasi dalam LKS dan FLS3N serta mempromosikan hasil karya, mulai dari produk kuliner, kerajinan tangan, hingga inovasi teknologi sederhana yang dikembangkan di sekolah masing-masing.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Genjot Kualitas SDM, Pemprov Babel Resmi Buka LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan 2026

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Tue, 06/09/2026 - 20:12

PANGKALPINANG — Langkah nyata terus dilakukan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) untuk menggenjot kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, kreatif, dan berdaya saing di Babel.

Salah satunya melalui gelaran Lomba Kompetensi Siswa (LKS), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), serta Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus tahun 2026, yang dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur Babel.

Pemprov Babel pun secara resmi membuka hajatan akbar tahunan tingkat Provinsi Babel (LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan 2026) yang berlangsung 9-12 Juni 2026 itu, Selasa (9/6/2026) siang.  

Gubernur Babel, Hidayat Arsani melalui sambutannya yang disampaikan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Babel, Andri Nurtito menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini.

“Ini sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompeten, kreatif, dan berdaya saing. Dunia kerja saat ini semakin kompetitif, sementara perkembangan teknologi menuntut tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri," ujarnya.

Pada ajang LKS yang mengusung tema “Talenta Vokasi Memajukan Bangsa”, Pemprov, katanya, berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kompetensi teknis, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk menjadi inovator dan pemimpin masa depan.

Kegiatan LKS, FLS3N, dan Gelar Produk Unggulan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus ini, dijelaskannya, menjadi salah satu bentuk komitmen Pemprov Babel dalam mendukung pengembangan talenta peserta didik, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.

"Kehadiran dunia usaha dan dunia industri menjadi langkah penting, agar pendidikan vokasi semakin selaras dengan kebutuhan lapangan kerja," ucapnya.

Kepada seluruh peserta, Gubernur menyampaikan pesan motivasi, bahwa setiap siswa yang hadir merupakan pribadi-pribadi terbaik yang telah menunjukkan kemampuan, semangat, dan karakter luar biasa.

"Kalian semua adalah juara. Kehadiran kalian di sini membuktikan bahwa kalian memiliki semangat, kemampuan, dan karakter yang luar biasa," pesan Gubernur Hidayat.

Selain LKS, pada kesempatan yang sama juga digelar FLS3N yang mengangkat tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”. Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat seni dan sastra sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya bangsa.

Melalui FLS3N, para siswa didorong untuk terus berkarya, berinovasi, dan menjadikan seni budaya sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter serta identitas bangsa.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Babel, Saipul Bakhri menjelaskan, pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengembangkan potensi, keterampilan dan kreativitas di berbagai bidang kompetensi secara luring dan daring dalam menyeleksi siswa pendidikan menengah dan pendidikan khusus untuk ke tingkat nasional.

Pembukaan kegiatan yang akan berlangsung mulai 9-12 Juni 2026 ini, turut dihadiri Bunda PAUD sekaligus Ketua TP PKK Provinsi Babel, Noni Hidayat Arsani, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bunda PAUD Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin, Kepala Perangkat Daerah, para Kepala Sekolah se-Babel dan undangan lainnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: VeraFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Sosialisasikan DASMONEV KIPer, Pemprov Babel Instruksikan OPD Jadikan Pengelolaan Informasi Budaya Kerja Baru

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Tue, 06/09/2026 - 17:29

PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel), melalui Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Dashboard Monitoring dan Evaluasi Kinerja Informasi Publik Terintegrasi (DASMONEV KIPer).

Kegiatan berlangsung di Ruang Tanjung Pesona, Lantai I Kantor Gubernur Babel, Selasa (9/6/2026) tersebut, dibuka oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah (Setda) Babel, Elius Gani, mewakili Pj. Sekda Fery Afriyanto, dan diikuti perwakilan administrator, pengelola daftar informasi publik, atau operator dari 12 PPID Pelaksana (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemprov Babel.

Elius Gani, saat membacakan sambutan Pj Sekda Fery Afriyanto menuturkan, DASMONEV KIPer hadir sebagai jawaban taktis atas sumbatan komparasi data dan monitoring yang selama ini dihadapi.

Elius Gani melanjutkan, melalui sistem yang terintegrasi ini, proses pemantauan pemutakhiran data informasi publik dari PPID pelaksana di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat dipantau secara realtime.

"Atas nama pemerintah daerah, kami menyambut baik, mengapresiasi dan mendukung penuh aplikasi DASMONEV KIPer," ucap Elius Gani.

Dalam kesempatan itu, Elius Gani menyampaikan, Pemprov Babel menginstruksikan kepada PPID Pelaksana, untuk meningkatkan koordinasi internal, serta menjadikan kehadiran DASMONEV KIPer sebagai budaya kerja baru.

"Jangan melihat pengisian DASMONEV KIPer sebagai beban kerja tambahan, melainkan sebagai alat bantu (tool) untuk mempermudah dan mempercepat kinerja pelayanan informasi kita kepada masyarakat," tuturnya.

"Mari kita jadikan aplikasi DASMONEV KIPer ini sebagai lompatan digital (digital leap) dalam mewujudkan Bangka Belitung yang informatif, transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ajaknya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Babel, Eko Sentosa yang ditemui usai pembukaan kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan ini merupakan kebutuhan sekaligus tuntutan zaman dalam upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, cepat, terpercaya dan transparan.

Menurut Eko, inovasi yang dihadirkan Diskominfo Babel yakni aplikasi  DASMONEV KIPer menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan digitalisasi yang terus berkembang.

"Kami berharap inovasi ini dapat diterapkan secara menyeluruh di seluruh perangkat daerah. Tanpa dukungan dan komitmen bersama, keterbukaan informasi publik hanya akan menjadi wacana. Karena itu, kolaborasi seluruh perangkat daerah sangat diperlukan agar pelayanan informasi dapat berjalan optimal," ujar Eko.

Ia menegaskan, Pemprov Babel berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam aspek keterbukaan informasi.

"Pesan Pak Gubernur sangat jelas, yakni terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, terutama keterbukaan informasi. Aplikasi DASMONEV KIPer menjadi salah satu jawaban konkret untuk mewujudkan komitmen tersebut," tandasnya.

Eko menjelaskan, melalui sistem yang terintegrasi, setiap permohonan informasi publik diharapkan dapat diproses lebih cepat, terkoordinasi dan memberikan umpan balik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta kewenangan yang dimiliki pemerintah daerah.

"Kami optimistis seluruh perangkat daerah dapat menyelaraskan langkah dengan tujuan besar yang dicanangkan Pak Gubernur, yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin terbuka, responsif dan akuntabel," ucapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis tersebut juga bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah dalam memahami ruang lingkup tugas, tanggung jawab, serta standar pelayanan informasi publik yang berkualitas.

"Aplikasi DASMONEV KIPer merupakan bentuk optimalisasi pelayanan informasi publik yang dibangun bersama. Semakin kuat dukungan perangkat daerah, semakin baik pula kualitas keterbukaan informasi yang dapat dirasakan masyarakat," tutupnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

“Senam Berani” Bersama Ratusan Ibu-Ibu di Care Free Day Dealova, Noni Hidayat Ajak Masyarakat Aktif Berolahraga

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Sun, 06/07/2026 - 15:09

PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), bersama Honda Babel, menggelar Senam Berani (Bergerak Aktif Bersama Bunda Noni), di care free day Taman Dealova Pangkalpinang, Minggu (7/6/2026) pagi.

Senam tersebut, diikuti dengan antusias oleh Ketua dan Pengurus TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, ratusan ibu-ibu dan masyarakat Pangkalpinang.

Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat sebelum senama dimulai, mengajak Pengurus PKK dan masyarakat membiasakan diri hidup aktif, salah satunya rutin berolahraga.

"Olahraga tidak harus mahal atau berat. Kita bisa memulainya dengan jalan pagi dan “Senam Berani” yang merupakan salah satu inovasi saya untuk masyarakat Babel," ujar Noni Hidayat.

Menurut dia, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang untuk menggerakan tubuh agar sehat dan bugar, akan tetapi juga mempererat tali silaturahmi, memupuk kebersamaan dan menjaga kekompakan diantara seluruh masyarkat dan Pengurus PKK.

Lebih lanjut, Noni Hidayat mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai rutinitas untuk mewujudkan keluarga Indonesia dan Babel yang sehat, serta berkualitas.

"Saya yakin dan percaya, dalam tubuh yang sehat akan menciptakan jiwa yang kuat, sehingga dapat tercipta keluarga yang bahagia dan sejahtera," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat mengajak peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat dan riang gembira.

"Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluriuh panitia dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Kepada seluruh masyarkat, selamat berolahraga, mari kita ikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan riang gembira," tutupnya.

Selain senam berani, kegiatan turut dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan sales exhibition.

Usai senam, Noni Hidayat menyempatkan diri berkeliling ke stand UMKM dan belanja sejumlah produk UMKM yang berada di lokasi acara.

Dalam kesempatan yang sama, Noni Hidayat juga sempat mencicipi jamu yang dijajakan di lokasi acara dan mengucapkan selamat memperingati Hari Jamu Nasional.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Jo Fandi/DinaEditor: ImeldaKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Naik Motor ke Lokasi Penanaman Mangrove, Aksi Gubernur Hidayat dan Istri Curi Perhatian Warga

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 06/05/2026 - 15:03

BANGKA TENGAH - Suasana berbeda mewarnai rangkaian kegiatan Penanaman Mangrove dalam rangka Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 di Desa Bhaskara Bakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (5/6/2026).

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani bersama Ketua TP PKK, Noni Hidayat Arsani, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), memilih menggunakan sepeda motor untuk menuju lokasi penanaman mangrove, yang berlokasi di kawasan pesisir desa tersebut.

Sebelum tiba di lokasi penanaman, rombongan Gubernur Hidayat bersama Ketua TP PKK mencuri perhatian warga saat melewati jalan dari Kantor Gubernur di Pangkalpinang, Desa Namang hingga perkebunan warga.

Kehadiran Gubernur dan Ketua TP PKK Babel yang membaur bersama masyarakat pagi itu, mendapat sambutan hangat dari warga setempat.

Momen itu, mencerminkan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat sekaligus melihat secara langsung kondisi wilayah yang menjadi lokasi pelaksanaan program pelestarian lingkungan.

Ketua TP PKK Noni Hidayat Arsani, tampak antusias mengikuti perjalanan menuju lokasi bersama para peserta kegiatan.

Kehadirannya menunjukkan dukungan penuh terhadap gerakan pelestarian lingkungan yang melibatkan masyarakat, kader PKK, pemerintah daerah, dunia usaha dan berbagai elemen lainnya.

Perjalanan menggunakan sepeda motor juga menjadi simbol semangat kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi ruh dari gerakan PKK.

Tidak ada sekat antara pemerintah dan masyarakat, seluruh peserta bergerak bersama menuju satu tujuan, yakni menjaga dan melestarikan lingkungan pesisir melalui penanaman mangrove.

Setibanya di lokasi, Gubernur Hidayat Arsani, Noni Hidayat Arsani serta unsur Forkopimda langsung mengikuti kegiatan penanaman mangrove bersama masyarakat.

"Hari ini, kami bersama ibu Noni, jajaran Forkopimda dan para kepala OPD, ke lokasi penanaman mangrove di Baskara Bhakti menggunakan motor, tujuannya efisiensi dan menghemat penggunaan BBM, sebagai tindaklanjut dari instruksi pemerintah pusat," terang Gubernur Hidayat.

Kegiatan penanaman mangrove, kata dia, menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup.

"Mangrove jadi salah satu penopang kehidupan masyarakat pesisir dan aset penting bagi keberlanjutan lingkungan serta pariwisata daerah, serta menjadi habitat sejumlah flora dan fauna," ucapnya.

"Mari jaga pohon-pohon mangrove yang sudah ditanam, terus dirawat dan dipelihara agar bermanfaat nyata bagi masyarakat," ajaknya.

Melalui kegiatan ini, Pemprov Babel bersama TP PKK tidak hanya mengajak masyarakat untuk menanam mangrove, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian fan tanggung jawab bersama, dalam menjaga kelestarian alam untuk generasi yang akan datang.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: ImeldaFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

TP-PKK Babel Tanam 1000 Mangrove di Desa Baskara Bhakti, Noni Hidayat Tekan Peran Keluarga

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 06/05/2026 - 13:40

BANGKA TENGAH — Langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan alam, kini digencarkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Pelaksanakan Penanaman Mangrove 1000 pohon mangrove, di Desa Bhaskara Bakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (5/6/2026) tersebut dalam rangka Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.

Ketua TP-PKK Babel, Noni Hidayat Arsani yang memimpin kegiatan penghijauan itu bersama Gubernur Hidayat Arsani dalam sambutannya mengatakan, penanaman mangrove bukan sekadar menanam pohon, tetapi menjadi simbol kesadaran kolektif, untuk menjaga kelestarian alam demi masa depan generasi mendatang.

“Penanaman mangrove bersama, adalah momentum bagi kita semua untuk bangkit dan peduli terhadap kelestarian lingkungan, sekaligus mempererat semangat gotong royong, demi masa depan yang lebih aman dan sejahtera,” ujar Noni Hidayat.

Noni Hidayat menekankan peran keluarga sangat penting dalam membangun budaya cinta lingkungan. Karena itu, kader PKK memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak di tengah masyarakat untuk menanamkan kesadaran menjaga alam sejak dini.

“PKK memiliki peran penting dalam membangun kesadaran lingkungan di tingkat keluarga. Melalui keluarga yang peduli lingkungan, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam sayuran dan tanaman obat keluarga (TOGA), serta mengelola sampah secara bijak sehingga memberikan manfaat ekonomi maupun lingkungan.

"Terima kasih dan apreaiasi, kami sampaikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng), dunia usaha, kelompok masyarakat serta seluruh relawan yang sudah berpartisipasi di kegiatan ini," tuturnya.

Kegiatan ini, turut dihadiri oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani. Dalam sambutannya, Hidayat menekankan tentang pentingnya menjaga ekosistem mangrove, sebagai benteng alami pesisir, sekaligus penyangga kehidupan masyarakat.

Menurut Hidayat, tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, yakni “Terinspirasi dari Alam, untuk Iklim, untuk Masa Depan”, menjadi pengingat bahwa bumi merupakan titipan bagi generasi yang akan datang.

Lebih lanjut, Hidayat menggambarkan mangrove sebagai simbol ketangguhan dan kebersamaan, yang mampu melindungi pesisir dari abrasi, menjadi habitat berbagai biota laut, serta berperan besar dalam menyerap karbon untuk mengurangi dampak perubahan iklim.

"Terima kasih kepada TP-PKK Babel yang sudah menggelar kegiatan ini. Menjaga mangrove, berarti menjaga kesejahteraan masyarakat. Menjaga mangrove berarti menjaga masa depan Babel,” tutup Hidayat.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: ImeldaFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: YudhistiraKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Bunda PAUD dan IGTKI Babel akan Gelar Seminar Pembinaan Anak dan Roadshow ke SLB

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Thu, 06/04/2026 - 04:36

PANGKALPINANG — Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menerima kunjungan pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Babel, di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur, pada Rabu (3/6/2026).

Adapun topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut, yakni penguatan sinergitas dan pematangan konsep perayaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 76 IGTKI, Bunda PAUD bersama IGTKI akan menggelar seminar penguatan kompetensi guru TK dan program pembinaan anak usia dini.

Selain itu, dicanangkan pula sejumlah kegiatan edukatif yang akan dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Babel, serta rencana roadshow yang berfokus pada Sekolah Luar Biasa (SLB).

Noni Hidayat mengemukakan,  audiensi tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di daerah.

"Tadi, kami audiensi bersama IGTKI Babel. Ini merupakan pertemuan lanjutan. Nantinya IGTKI Babel akan melaksanakan berbagai acara, dalam rangka memperingati HUT ke-76 IGTKI," terang Noni Hidayat.

"Nanti akan ada seminar, yang diharapkan dapat memotivasi para guru-guru TK dalam mendidik anak dan mewujudkan upaya peningkatan mutu pendidikan di Babel, serta ada juga roadshow yang berfokus ke SLB," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua IGTKI Babel, Ariyenni, mengungkapkan  pelaksanaan peringatan HUT ke-76 IGTKI, akan melibatkan tiga Kabupaten/Kota terdekat, yakni Bangka Tengah, Bangka dan Pangkalpinang.

"Ada beberapa rencana rangkaian kegiatan yang tadi dibahas bersama Ibu Noni, salah satunya yakni pelaksanaan seminar, yang rencananya akan digelar pada 15 Juni 2026 mendatang. Alhamdulillah beliau mendukung," ungkap Ariyenni.

Senada dengan Noni Hidayat, Aryenni berharap melalui pelaksanaan seminar nantinya, kapasitas tenaga pendidik di TK dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas bagi anak usia dini, semakin meningkat.

"Semoga melalui pelaksanaan seminar tersebut, para guru TK di Babel semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kompetensi dalam mendidik anak," ujarnya.

Lebih lanjut, Aryenni juga berharap, sinergitas antara IGTKI dan Bunda PAUD Babel semakin erat sehingga mampu menghadirkan lebih banyak program pengembangan pendidikan anak usia dini.

"Semoga ke depannya sinergitas dengan Bunda PAUD Babel dan OPD terkait terus meningkat, agar semakin banyak menelurkan program-program yang bermuara pada meningkatnya mutu pendidikan di Babel," tutupnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Imelda/DinaEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Dorong Literasi Sejak Dini, Noni Hidayat akan Isi Sekapur Sirih Buku Pantun Karya Anak Binaan LPKA Pangkalpinang

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Wed, 06/03/2026 - 19:22

PANGKALPINANG — Upaya mendorong pengayaan dan pengembangan literasi bagi masyarakat sejak dini di Negeri Serumpun Sebalai, terus dilakukan Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani.

Perwujudan upaya tersebut, terlihat saat Noni Hidayat, menerima kunjungan jajaran Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Pangkalpinang, di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel, Rabu (3/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Noni Hidayat menyatakan mensupport penuh rencana LPKA Pangkalpinang, terkait penerbitan buku pantun berbahasa Bangka, karya anak binaan LPKA Pangkalpinang.

Dukungan kian menguat, tatkala Noni Hidayat menyatakan kesediaannya mengisi sekapur sirih di buku pantun  karya anak binaan LPKA Pangkalpinang yang rencananya akan dirilis pada bulan Juli 2026 mendatang tersebut.

"LPKA Pangkalpinang meminta saya, selaku Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Babel, mengisi sekapur sirih buku itu dan saya nyatakan bersedia," ungkap Noni Hidayat.

"Ini merupakan perwujudan upaya pengayaan dan pengembangan literasi bagi masyarakat sejak dini di Babel. Untuk perilisannya, akan dilakukan di bulan Juli 2026, bersama anak-anak binaan LPKA Pangkalpinang," sambungnya.

Sementara itu, Kepala LPKA Pangkalpinang, Simamora berharap buku tersebut dapat menjangkau lebih banyak pembaca, khususnya kalangan pelajar.

"Setelah buku itu terbit, kami juga minta bantuan ke Ibu Noni, selaku Bunda Literasi, untuk memberikan semacam imbauan agar buku itu bisa diletakkan di setiap perpustakaan sekolah di Kota Pangkalpinang," ungkap Simamora.

"Tujuannya, supaya buku itu bisa dibaca dan digunakan sebagai referensi oleh siswa siswi sekolah yang ada di Kota Pangkalpinang," sambungnya.

Lebih lanjut, Simamora menerangkan, selain pengayaan literasi, anak-anak binaan LPKA Pangkalpinang mendapat berbagai macam keterampilan, mulai dari menyulap sampah menjadi kerajinan, budidaya ikan dengan sistem bioflok, hingga hidroponik.

"Program-program ini diadakan dengan tujuan untuk membentuk kemandirian sekaligus membuka peluang ekonomi bagi anak-anak binaan setelah kembali ke masyarakat," jelasnya.

"Contohnya, anak-anak binaan diajarkan mengolah sampah menjadi berbagai produk kerajinan, seperti gantungan kunci dan asbak. Contoh lainnya, yaitu budidaya ikan dengan sistem bioflok dan keterampilan hidroponik," sambungnya.

Simamora juga berharap, produk-produk kerajinan karya anak binaan LPKA Pangkalpinang ke depannya, bisa bernilai jual.

"Untuk mewujudkan harapan itu, kami terus bersinergi dengan instansi atau lembaga terkait, seperti Pemerintah Provinsi Babel dan Pemerintah Kota Pangkalpinang," tutupnya.

Di akhir kunjungan, Noni Hidayat menerima suvenir berupa asbak dan gantungan kunci, yang merupakan hasil kreativitas anak binaan LPKA Pangkalpinang.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: DinaEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Gandeng Lintas Sektor, Ketua TP PKK Babel Optimis Target Indonesia Emas 2045 Tercapai

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Tue, 06/02/2026 - 19:13

PANGKALPINANG – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengambil langkah strategis dengan menggandeng dan memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan seluruh program kerja berdampak langsung kepada masyarakat.

Instansi tersebut tidak hanya dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel saja, namun juga dari instansi vertical di Provinsi Babel.

Langkah awal dimulai dengan beraudiensi dengan sejumlah instansi terkait di Rumah Dinas Gubernur Babel Selasa (2/6/2026).

Pertemuan yang di pimpin langsung Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat itu dihadiri jajaran Pengurus TP PKK Babel, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Ari Primajaya, Pengendali Ekosistem Hutan DLHK Dwi Eva Kustianingrum, serta Katim Penggerakan Masyarakat dan Pengelola Lini Lapangan Perwakilan BKKBN Babel, Utiwi Dardini.

Noni Hidayat dalam kesempatan itu mengatakan, tujuan utama dari audiensi ini adalah untuk menyelaraskan arah gerak TP PKK dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) OPD serta instansi vertikal, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), BKKBN Perwakilan Babel, Dinas Koperasi dan UMKM.

"Setiap program PKK memiliki irisan langsung dengan kerja teknis OPD, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga lingkungan. Sehingga Program Pokok PKK diharapkan tepat sasaran, tidak tumpang tindih, dan manfaatnya langsung dirasakan keluarga di 7 kabupaten/kota," ujar Noni.

Dalam kolaborasi antara TP PKK Babel bersama sejumlah instansi terkait, melahirkan sejumlah rencana aksi nyata di berbagai bidang:

  1. Pelestarian Lingkungan: Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus Hari Kesatuan Gerak PKK, TP PKK Babel bersama DLHK dan komunitas akan menanam 1.000 mangrove di Desa Baskara Bakti pada 5 Juni 2026. PKK melalui Dasawisma akan menggerakkan kader hingga tingkat RT, sementara DLHK menyiapkan teknis dan pendampingan.
  2. Kesehatan dan Kesejahteraan: Bersama BKKBN, TP PKK melanjutkan Perjanjian Kerja Sama dengan fokus pada pengentasan stunting, penyediaan air bersih, rumah layak huni, dan menyukseskan program Mitra Genting. BKKBN akan menyuplai data valid, sementara kader PKK bergerak di garda terdepan mendampingi keluarga berisiko.
  3. Penguatan Ekonomi: Bersama Dinas Koperasi dan UMKM, kerja sama difokuskan pada peningkatan kapasitas usaha mikro keluarga melalui pelatihan keterampilan, manajemen usaha, legalitas Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), hingga perluasan akses pasar produk binaan.

Menutup audiensi tersebut, Noni Hidayat menegaskan, OPD dan instansi vertikal bukanlah penonton, melainkan pemain utama bersama PKK di lapangan.

Dengan kolaborasi yang semakin solid, Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat optimis target Indonesia Emas 2045, perwujudan keluarga berkualitas, serta mewujudkan Bangka Belitung yang sejahtera dapat tercapai secara efektif.

"Kita kejar dari pintu ke pintu. Bersama OPD dan Instansi Vertikal, kita pastikan tidak ada keluarga yang tertinggal," pungkas Noni.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: ImeldaFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Senyum Sumringah Warga Nelayan 2 Sambut Gubernur Hidayat dan Sapi Kurban 1 Ton dari Presiden

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Wed, 05/27/2026 - 08:14

BANGKA  — Suasana di halaman Masjid Al Falah, Lingkungan Nelayan 2, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, pada Selasa (26/5/2026), agak sedikit berbeda.

Di tengah teriknya mentari siang itu, warga setempat tampak berkumpul, guna menanti kehadiran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani.

Kehadiran Gubernur Hidayat di H-1 Iduladha 1447 Hijriah di lokasi tersebut, guna menyerahkan Bantuan Kemasyarakatan (Banmas), berupa sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sekitar pukul 15.00 WIB, pria yang kerap disapa Panglima itu pun tiba. Mengenakan kemeja berwana khaki muda, yang dipadukan dengan peci berwarna hitam, Ia bergegas turun dari mobil dan menyapa warga sekitar.

Adapun Banmas Sapi Kurban yang diserahkan saat itu, berjenis Limosin dengan bobot hidup sekitar 1.000 kilogram. Yang mana, sapi itu diketahui dipelihara oleh peternak lokal asal Belinyu, selama kurang lebih tiga tahun belakangan ini.

Di tengah kegiatan, Daeng, salah satu warga setempat, mengaku bersyukur atas bantuan sapi kurban tersebut. Menurut dia, bantuan itu diharapkan membawa manfaat sekaligus keberkahan bagi masyarakat penerima.

“Terima kasih Pak Prabowo, terima kasih Pak Gubernur, sudah membantu masyarakat kami. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi keberkahan bagi penerimanya,” kata Daeng, sembari melempar senyum tanda syukur.

Sementara, Gubernur Hidayat dalam sambutannya mengatakan, bantuan sapi kurban tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo kepada masyarakat Indonesia, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dalam menyambut Hari Raya Iduladha.

“Bantuan ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel dan seluruh masyarakat, kami ucapkan terima kasih kepada Pak Presiden atas bantuan yang disalurkan hari ini. Semoga bapak panjang umur dan sehat selalu,” ujar Gubernur Hidayat.

Selain menyerahkan bantuan sapi kurban, Gubernur Hidayat juga menyerahkan kupon penerima kurban, kepada masyarakat penerima manfaat.

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan dana hibah Tahun 2026 kepada Yayasan Darul Mukhlisin Lubuk Kelik, Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Kabupaten Bangka, serta Yayasan Al-Mujahidin Sungailiat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bangka, Fery Insani, Penjabat Sekretaris Daerah Fery Afriyanto, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: YudhistiraFotografer: Iwan/YudhistiraEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Wakili Gubernur Hidayat, Pj Sekda Babel Antar Amanah ASN Peduli & KORPRI untuk Keluarga Almarhumah Feby

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Mon, 05/25/2026 - 17:25

PANGKALPINANG — Suasana haru menyelimuti Perumahan Tanjung Bunga pada Senin (25/5/2026), saat mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, Penjabat Sekretaris Daerah (Pj. Sekda) Provinsi Babel, Fery Afriyanto, datang mengantarkan amanah dari ASN Peduli Babel dan KORPRI Babel berupa tali asih kepada keluarga almarhumah Feby Santika.

Kehadiran Pj. Sekda itu merupakan wujud kepedulian nyata dan penghormatan terakhir Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel terhadap dedikasi almarhumah semasa hidup.

Almarhumah Feby Santika sendiri dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam mengemban tugasnya sebagai Instruktur Pelaksana Lanjutan/Mahir di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Provinsi Babel.

Bantuan materiil yang berhasil dihimpun dari berbagai aksi solidaritas rekan sejawat tersebut meliputi uang tunai senilai Rp2.000.000 dari gerakan ASN Peduli, Rp5.000.000 dari KORPRI, serta sejumlah dana sumbangan spontan dari rekan-rekan kerja terdekat almarhumah di UPTD BLK.

Tidak hanya itu, Pemprov Babel juga memastikan pemenuhan hak-hak almarhumah, di mana ahli waris dipastikan akan menerima Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan dengan total sebesar Rp42.000.000.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Sekda Fery menyampaikan rasa duka yang mendalam dari seluruh jajaran aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Babel.

"Saya mewakili teman-teman ASN mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya almarhumah Feby. Kami mendoakan semoga almarhumah diterima amal dan ibadahnya, serta ditempatkan di sisi terbaik oleh Allah," ujar Fery penuh khidmat.

Ia berharap sinergi bantuan dari berbagai pihak ini setidaknya dapat memayungi keluarga yang sedang berduka dan meringankan beban finansial serta kebutuhan pokok yang ditinggalkan.

Kedatangan rombongan Pj. Sekda ini memberikan secercah kekuatan bagi pihak keluarga. Suami almarhumah, Faul Kurniawan, dengan penuh ketegaran menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepekaan dan perhatian besar yang ditunjukkan oleh Pemprov Babel.

"Kami sangat mengapresiasi perhatian kepada almarhumah Feby. Kedatangan Bapak Pj. Sekda memberikan kami kekuatan, khususnya mental, untuk ikhlas dan menerima kepergian mendiang," ucap Faul menyeka haru.

Di akhir pertemuan, Faul juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada seluruh rekan kerja almarhumah. Ia berharap, jika selama mengabdi di UPTD BLK terdapat kesalahan kata maupun perbuatan dari istrinya, kiranya seluruh rekan sejawat berkenan membukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya.

 

Sumber: Dinas KominfoPenulis: RoyanFotografer: Jo FandiEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Kolaborasi Pemprov Babel, KKMD dan KAGAMA Buat Pantai Batu Ampar Jadi Rumah Ketem Remangok

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 05/22/2026 - 15:34

BANGKA – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berkolaborasi dengan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Babel melakukan aksi penanaman ribuan bibit mangrove di kawasan Pantai Batu Ampar, Desa Riding Panjang, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.

Aksi kolaboratif pada Jumat (22/5/2026) itu menjadi langkah nyata dalam memulihkan ekosistem pesisir yang kritis akibat aktivitas masa lalu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Babel, Fery Afriyanto yang sebagai Ketua KAGAMA sekaligus Ketua KKMD Babel, menyoroti transformasi luar biasa di kawasan Pantai Batu Ampar.

Ia memaparkan bahwa sejak tahun 2019, upaya rehabilitasi telah menyentuh lahan seluas lebih dari 70 hektar di area tersebut. Kawasan yang dulunya merupakan lahan bekas tambang dengan kondisi lingkungan yang rusak parah, dengan kolaborasi Pemprov, KKMD dan KAGAMA Babel, kini telah kembali hijau dan membentuk ekosistem yang sehat.

"Hal ini sudah menghidupkan kembali ekosistem yang rusak menjadi ekosistem yang bermanfaat untuk lingkungan dan manusia. Substansi dan organisme yang ada di sini sudah kita beri ruang untuk aktif kembali. Hasilnya, biota-biota laut seperti ketam remangoh (kepiting) sudah kembali hadir, dan ini sudah barang tentu bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat," tegasnya.

Ia juga memberikan peringatan tegas mengenai ancaman nyata dari kerusakan pesisir jika dibiarkan tanpa intervensi. Mengambil contoh abrasi parah yang terjadi di Pantai Pasir Padi, ia mengajak seluruh elemen, termasuk kelompok alumni dari universitas lainnya yang ada di Bangka Belitung, untuk segera turun tangan dan berkolaborasi merapatkan kawasan mangrove yang masih renggang agar bencana ekologis serupa tidak terulang.

Sementara Gubernur Babel, Hidayat Arsani dalam sambutan tertulisnya disampaikan Pj Sekda Babel Fery Afriyanto, menaruh perhatian serius pada kelestarian wilayah pesisir dan laut yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat di daerah kepulauan.

"Kerusakan ekosistem pesisir akan memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, terutama para nelayan. Oleh karena itu, upaya pelestarian tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi solid antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan dunia usaha," ungkapnya.

Hidayat Arsani juga menitipkan pesan krusial agar kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan menjadi pijakan komitmen jangka panjang. Menurutnya, bibit yang ditanam hari ini adalah wujud harapan dan warisan bagi generasi masa depan.

Upaya pelestarian kawasan ini juga digerakkan melalui sinergi strategis bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Baturusa Cerucuk.

Kepala BPDAS Baturusa Cerucuk, Eka Widiyastutik, mengungkapkan bahwa penanaman 2.000 bibit mangrove hari ini terasa sangat istimewa karena bertepatan dengan momentum peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional yang jatuh pada 22 Mei.

Pihaknya menegaskan bahwa secara ekologis, ekosistem mangrove memiliki peran ganda yang luar biasa. Selain berfungsi sebagai benteng alami pencegah intrusi air laut, mangrove juga memiliki kemampuan menyerap karbon empat hingga lima kali lipat lebih besar dibandingkan hutan daratan, menjadikannya senjata utama dalam menghadapi krisis iklim global.

Turut menyempurnakan kolaborasi pentahelix dalam pelestarian alam tersebut, sektor Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga mengambil peran aktif.

Kepala Kantor PT Jasa Raharja Kepulauan Bangka Belitung, Khawarij, menyampaikan bahwa pihaknya menyumbangkan 1.000 bibit mangrove dalam kegiatan tersebut melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Aksi ini merupakan bukti komitmen berkelanjutan dari Jasa Raharja untuk terus mendukung pelestarian alam pemerintah daerah, melengkapi aksi mereka sebelumnya yang telah menanam 5.000 bibit pohon kayu putih di kawasan Bukit Mangkol.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Disaksikan Gubernur Hidayat, HUT Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas 2026 di Babel Diwarnai Aksi Ekstrem Bela Diri hingga Simulasi Kebakaran Skala Besar

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 05/22/2026 - 05:15

​PANGKALPINANG  – Sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, disaksikan langsung oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Hidayat Arsani, rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran (Damkar) ke-107, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-76, dan Satlinmas ke-64 tahun 2026 tingkat Provinsi Babel diwarnai aksi bela diri praktis yang ekstrem serta simulasi pemadaman kebakaran berskala besar.

Kegiatan kolaboratif ini dipusatkan di kompleks perkantoran Gubernur Babel, Kamis (21/05/2026). Selain Gubernur bersama istri, atraksi tersebut juga disaksikan unsur Forkopimda, Pejabat di lingkup Pemprov Babel, dan tamu undangan lainnya.

​Plh. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Provinsi, Reynaldi, menegaskan bahwa atraksi Satpol PP dan Damkar yang ditampilkan dalam perayaan HUT Pemadam Kebakaran ke-107, Satpol PP ke-76, dan Satlinmas ke-64 ini merupakan unjuk kebolehan keterampilan, ketangkasan, dan kesiapsiagaan personel dalam melayani masyarakat.

​"Damkar dalam atraksi tadi mendemonstrasikan keahlian dan keberanian dalam memadamkan kebakaran, penyelamatan (vertical rescue), serta evakuasi hewan liar seperti ular. Sedangkan SatPol PP memperagakan ketangkasan fisik dan bela diri yang merupakan atraksi bela diri taktis yang sangat berguna dalam melaksanakan pengamanan dan menjaga ketertiban umum," ujar Reynaldi secara resmi di lokasi acara.

​Reynaldi menambahkan, seluruh atraksi yang ditampilkan menjadi simbol komitmen institusi untuk bersatu padu melayani dan hadir langsung di tengah masyarakat. Kegiatan atraksi tersebut merepresentasikan kesiapan fisik, mental, dan profesionalisme aparat dalam menjaga ketentraman dan perlindungan masyarakat.

​Pada peragaan ketangkasan fisik, di bawah koordinasi Kasi Operasional Satpol PP Babel Sarmadi dan dipimpin pelatih Ismei Jupandi, para personel menampilkan empat jurus praktis tunggal kosong, yaitu jurus kelit sapuan tumit ke dalam, kelit sapuan kaki ke luar, tangkapan harimau, dan tangkapan pendayung.

Personel juga menguji ketahanan fisik melalui aksi ekstrem berupa pematahan tebu, pemecahan genteng, hingga pembengkokan besi cor menggunakan leher yang disambut riuh tepuk tangan penonton.

​Sementara itu, kesiapsiagaan operasional ditunjukkan oleh Tim Gabungan Pemadam Kebakaran dari Provinsi Babel, Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, dan Kabupaten Bangka Tengah melalui simulasi penanganan kebakaran akibat kebocoran tabung gas elpiji yang meluas hingga membakar media minyak.

​Dalam operasi taktis ini, tim gabungan mengerahkan kekuatan penuh sebanyak lima armada, yang meliputi 1 unit Medium Pressure Pump (Damkar Babel), 1 unit Medium Pressure Pump (Kota Pangkalpinang), 1 unit Light Pressure Pump (Damkar Babel), 1 unit Fire Rescue (Kota Pangkalpinang), dan 1 unit Fire Rescue (Kabupaten Bangka). Operasi tersebut dipimpin langsung oleh 1 orang Komandan Peleton dengan menerjunkan 12 personel fire fighter, 4 personel fire rescue, 3 operator unit fire pump, dan 2 operator unit fire rescue.

​Pada skenario pertama, petugas mendemonstrasikan teknik penanganan awal gas bocor berapi secara individu, yakni teknik tiup, penutupan sumber bocor dengan jari, menutup ruang oksigen menggunakan ember, dan penggunaan kain basah.

​Ketegangan simulasi sempat meningkat saat asap hitam pekat mulai membubung tinggi akibat api yang menjalar ke media minyak, disertai informasi adanya satu petugas yang terjebak di dalam bangunan. Sebanyak 4 personel rescue langsung diterjunkan ke tempat kejadian dan berhasil mengevaluasi serta menyelamatkan korban keluar dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

​Ketika kobaran api semakin membesar, petugas langsung menerapkan teknik Fire Ground. Dengan memanfaatkan tirai air (water curtain) sebagai pelindung dari radiasi panas, petugas bergerak mendorong api ke titik tersempit guna memutuskan ruang oksigen di udara bebas hingga padam total.

Sebagai penutup rangkaian simulasi, personel Damkar Kabupaten Bangka memperagakan keahlian khusus penjinakan ular liar secara aman dan profesional.

​Di penghujung acara, jajaran Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas Babel turut menyampaikan imbauan edukatif kepada masyarakat agar selalu responsif melaporkan kebakaran, memprioritaskan jalan bagi armada pemadam di jalan raya, serta senantiasa meningkatkan kewaspadaan mandiri demi menjaga situasi ketentraman di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: RusminiFotografer: RusminiEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Wakili Tujuh Kasat Pol PP, Yasa Sampaikan Terima Kasih dan Beri Penghargaan kepada Gubernur Babel

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Fri, 05/22/2026 - 04:38

PANGKALPINANG  — Mewakili rekan-rekan tujuh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tingkat kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kasat Pol PP Kabupaten Belitung, Yasa, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani usai upacara peringatan HUT Satpol PP, Satlinmas, dan Damkar di halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (21/05/2026).

Apresiasi ini sebagai bentuk penghormatan atas dukungan penuh yang diberikan oleh orang nomor satu di Bumi Serumpun Sebalai itu terhadap institusi penegak peraturan daerah (Perda).

​"Tugas kami di lapangan sebagai penegak Perda dan penjaga ketertiban umum bukanlah hal yang mudah. Namun, di bawah kepemimpinan dan pembinaan Bapak Gubernur, kami merasakan dukungan yang luar biasa," ujar Yasa.

​Menurut Yasa, Gubernur Hidayat Arsani bukan sekadar pimpinan administratif, melainkan sosok orang tua sekaligus pengayom yang memberikan arah, keberanian, dan perhatian nyata bagi eksistensi Satpol PP hingga ke tingkat Kabupaten/Kota.

​Ia menilai, kepedulian Gubernur terhadap penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas personel, hingga dukungan moril di setiap langkah tugas di lapangan telah berhasil membangkitkan kebanggaan serta marwah Satuan Polisi Pamong Praja di seluruh penjuru Bangka Belitung.

​Sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih yang mendalam, dalam kesempatan tersebut, Yasa bersama para Kasat Pol PP se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menganugerahkan penghargaan khusus kepada Gubernur.

​"Izinkanlah kami mempersembahkan penghargaan ini kepada Bapak, sebagai Tokoh Pembina Utama Praja Wibawa se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," tegas Yasa.

​Lebih lanjut, Yasa menambahkan bahwa penghargaan yang diberikan merupakan simbol kesetiaan dan tekad bulat dari seluruh jajaran Satpol PP untuk terus bersinergi. Mereka berkomitmen tegak lurus mengawal kebijakan pemerintah daerah demi mewujudkan wilayah Kepulauan Bangka Belitung yang tertib, aman, dan sejahtera.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: RusminiFotografer: RusminiEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pemprov Babel Gelar Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan 2026, Dorong Minat Baca dan Literasi Masyarakat

Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung - Thu, 05/21/2026 - 23:58

PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Babel, menggelar Sosialisasi dan Advokasi Akreditasi Perpustakaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Ruang Pasir Padi Lantai III Kantor Gubernur, Kamis (21/5/2026) tersebut ditujukan untuk memperkuat standarisasi dan kualitas layanan perpustakaan di daerah, serta dibuka oleh Gubernur Babel, Hidayat Arsani diwakili Asisten Administrasi Umum, Elius Gani.

Gubernur dalam sambutannya dibacakan Asisten Administrasi Umum, Elius menegaskan bahwa perpustakaan memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan literasi, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

"Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi pusat informasi, edukasi, inovasi, dan pengembangan pengetahuan bagi masyarakat," ujarnya.

Lebih lanjut ditekankan bahwa akreditasi perpustakaan menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan bahwa layanan perpustakaan dilaksanakan secara profesional, berkualitas, dan sesuai dengan standar nasional.

Pemprov Babel, katanya, mendukung penuh peningkatan mutu perpustakaan, baik di lingkungan sekolah, perguruan tinggi, desa, maupun perpustakaan umum, agar mampu menjadi sarana pembelajaran yang inklusif dan berdaya guna bagi masyarakat.

Gubernur juga menyoroti tantangan di era kiwari, di mana perpustakaan dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Penguatan literasi digital, pemanfaatan teknologi informasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam memajukan perpustakaan.

Sementara itu, Kepala DKPUS Babel, Harpin, dalam laporannya memaparkan rincian kepesertaan sekaligus kompetensi narasumber yang dihadirkan. Sosialisasi dan advokasi ini diikuti oleh pengelola perpustakaan dari seluruh tingkat SMA, SMK, MA, dan SLB yang berada di bawah kewenangan Pemprov Babel, serta perwakilan perpustakaan dari berbagai perguruan tinggi.

Untuk memastikan para peserta mendapatkan pemahaman dan pendampingan yang komprehensif terkait standar akreditasi, Harpin menegaskan bahwa pihaknya secara khusus mendatangkan narasumber ahli secara langsung dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Republik Indonesia.

Melalui kegiatan sosialisasi dan advokasi ini, ditambahkannya, Pemprov Babel menaruh harapan besar agar para pengelola perpustakaan dapat memahami proses akreditasi secara baik, meningkatkan kapasitas pengelolaan, serta terus melakukan pembenahan dan inovasi pelayanan.

“Tujuan jangka panjangnya adalah agar jumlah perpustakaan terakreditasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus meningkat, sehingga mampu mendorong peningkatan budaya baca dan literasi masyarakat secara masif. Pesan khusus juga disampaikan kepada seluruh pustakawan dan pengelola perpustakaan agar terus meningkatkan dedikasi, kreativitas, dan semangat pelayanan,” imbuhnya.

 

Penulis: Idris Af

Fotografer/Videografer:  Jo Fandi/Royan

Editor: Ahmad

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Idris AfFotografer: Jo Fandi/RoyanEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pages

Subscribe to UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung aggregator