Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Subscribe to Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung feed
Updated: 7 min 17 sec ago

Diskominfo Babel Paparkan Capaian Provinsi "Informatif" di Uji Petik Kemenkopolkam RI

Wed, 04/29/2026 - 21:41

PANGKALPINANG — Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kementerian Koordinator Politik, dan Keamanan (Kemenkopolkam) Republik Indonesia (RI), menggelar audiensi bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Babel, beserta Komisi Informasi (KI) Babel, di Ruang Tanjung Pesona, Kantor Gubernur Babel, Rabu (29/4/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Gubernur Babel Hidayat Arsani yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Babel Elius Gani, Asisten Deputi Agung Pratistho, Plt Kepala Diskominfo Babel Fadjri Jagahitam, Ketua dan Wakil KI Babel, Ita Rosita dan Rikky Fermana, beserta jajaran.

Asisten Administrasi Umum Setda Babel Elius Gani, menyambut baik kehadiran perwakilan Kemenkopolkam RI, dalam rangka audiensi, serta evaluasi demi memperkuat komitmen pembangunan informasi dan pelayanan informasi publik di Negeri Serumpun Sebalai.

"Kami berharap audiensi ini menjadikan tata kelola komunikasi publik ke depannya semakin terbuka, partisipatif, dan akuntabel. Dari indeks-indeks, tentunya adalah buah kinerja kami. Untuk itu, kalau ada saran-saran akan menjadi evaluasi bagi kami," ujar Elius.

Asisten Deputi Agung Pratistho menjelaskan, audiensi yang diinisiasi pihaknya merupakan pesan Deputi dan Menkopolkam untuk mendengarkan tantangan, dan kinerja lembaga teknis pelaksanaan keterbukaan informasi di daerah.

"Kami ingin uji petik langsung, mendengar tentang pelaksanaan tugas kawan-kawan. Saya senang hadir di sini yang menunjukkan sinergi yang bagus antara pemerintah daerah dengan relasinya seperti KI Babel, sehingga bukti kehadiran negara dirasakan masyarakat," ujarnya.

Baik KI Babel maupun Diskominfo Babel, kemudian melakukan pemaparan berkenaan keterbukaan informasi yang diukur dari berbagai data. Sebagaimana dipaparkan Plt Kepala Diskominfo Babel, pada hasil monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik oleh KI Pusat, selama enam tahun berturut-turut, Babel konsisten berada pada kategori informatif.

Sementara itu, pada tahun 2021, skor Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Babel berada di angka 76,51, kemudian tahun 2022 (74,50), tahun 2023 (79,36), dan tahun 2024 (69,82). Dari data tersebut, disimpulkan bahwa skor IKIP Babel setiap tahunnya berada di angka rata-rata nasional. 

"Artinya, skor IKIP Babel selalu berada di skor nasional walaupun angka kenaikannya selalu fluktuatif. Begitu juga indeks komunikasi pembangunan dan informasi publik pada periode 2021-2024 disimpulkan secara umum kalau Babel menunjukkan tren yang baik, dan kompetitif dibandingkan dengan rata-rata nasional," ujar Fadjri.

Sementara itu, IKIP Babel 2025 mendapatkan catatan perlu meningkatkan pelibatan publik, dampak komunikasi, dan kepercayaan masyarakat, dengan beralih dari komunikasi yang sekadar informatif menjadi lebih partisipatif dan berdampak nyata.

Negeri Serumpun Sebalai juga memperoleh capaian dalam Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI), yang di mana terdapat faktor utama dalam peningkatannya, seperti portal Bangka Belitung Digital Service (BDS) sebagai layanan publik digital terpadu. Kemudian kampanye "Babel Semakin Cakap Digital" melalui seluruh kanal media milik Pemprov. 

Selanjutnya, perluasan infrastruktur internet hingga wilayah blankspot juga dilakukan, perluasan akses informasi sampai ke pulau terluar Bangka Belitung, dan SPBE Babel berkategori sangat baik. Dari peningkatan ini, Babel meraih peringkat kedua nasional IMDI 2025, dengan skor 52,15, di mana di atas rata-rata nasional (44,53).

"Progres pada 2026 Diskominfo Babel memiliki strategi pemerataan akses informasi digital, yang menjadi kunci pemenuhan hak akses masyarakat atas informasi publik. Beberapa inovasi juga telah dilakukan dalam pelaksanan 2026," ujar Fadjri.

Inovasi-inovasi tersebut di antaranya, dengan menghadirkan portal PPID, layanan satu data, serta Limas Babel yang merupakan aplikasi wifi area publik dengan menghadirkan Mobil Kominfo (MINFO). Selanjutnya layanan disabilitas, Babel digital service, dan kolaborasi dengan humas/public relation.

Paparan yang dijabarkan Plt Kepala Diskominfo Babel di hadapan perwakilan Kemenkopolkam, mendapat penguatan dari KI Babel yang menilai keterbukaan informasi publik di Babel terus berjalan, semakin meningkat, dan semakin diterima oleh masyarakat. Hal ini pun mendapat apresiasi dari Ketua KI Babel Ita Rosita.

"Ini bisa kami lihat pada saat kunjungan monitoring dan evaluasi, dan pada saat pelaksanaan sengketa informasi di Komisi Informasi, di mana badan publik melakukan pelayanan optimal, dan memberikan rambu-rambu proses persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemohon," pungkasnya.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Rangga Fotografer: Jo FandiEditor: Imelda Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Noni Hidayat Inisiasi Pelatihan Membatik, Lestarikan Budaya dan Munculkan Potensi Usaha Baru

Wed, 04/29/2026 - 05:16

PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menginisiasi kegiatan Pelatihan Membatik.

Kegiatan itu digelar di Gedung Sekretariat PKK Provinsi Kepulauan Babel, Selasa (28/4/2026), dengan mengusung tema "Tingkatkan Kreativitas, Wujudkan Perempuan Berdaya dan Mandiri”.

Usai pelatihan, Noni mengemukakan, bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar transfer keterampilan dan peningkatan ekonomi. Menurut dia, membatik adalah identitas bangsa. 

"Jika ibu-ibu PKK dan anak muda kita mahir membatik, maka budaya nusantara akan tetap lestari. Selain itu, akan muncul peluang usaha baru juga," kata Noni.

Noni mengatakan, kegiatan ini dapat menjadi jalan pembuka untuk menciptakan perempuan berdaya dan mandiri secara ekonomi.

"Membatik berpotensi menciptakan peluang ekonomi baru, khususnya di lingkungan keluarga. Kami dari PKK siap mendampingi," ujarnya.

Noni berharap, pelatihan tersebut dapat menginspirasi pembentukan kelompok usaha batik di Kepulauan Babel.

"Semoga masyarakat kita terinspirasi dan akhirnya membentuk kelompok usaha batik di sini," tutupnya.

Untuk diketahui, selama pelatihan, para peserta dibimbing langsung oleh perajin batik lokal Pinang Sirih. 

Mereka diajarkan sejumlah teknik dasar, mulai dari membatik dengan metode melipat, hingga proses pewarnaan kain.

Kegiatan ini diikuti 40 peserta, yang terdiri dari pengurus TP PKK Provinsi Kepulauan Babel dan perwakilan siswi SMAN 1 Pangkalanbaru.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Imelda Fotografer: LulusEditor: Yudhistira Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Buka Peluang Ekonomi Baru bagi Perempuan Pesisir, TP-PKK Babel Gelar Pelatihan Pemanfaatan Daun Nipah

Fri, 04/24/2026 - 11:35

SUNGAI SELAN — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar pelatihan pemanfaatan daun nipah di Dusun Pangkalraya, Kelurahan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (23/4/2026). 

Kegiatan ini menyasar ibu rumah tangga di wilayah pesisir yang selama ini belum memanfaatkan potensi tanaman nipah sebagai sumber pendapatan.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi), yang difokuskan pada penguatan ekonomi keluarga berbasis sumber daya lokal.

Ketua Bidang II TP-PKK Babel, Sri Hadiyati Yunan Helmi, yang mewakili Ketua TP-PKK Noni Hidayat Arsani, mengatakan kegiatan ini juga menjadi momentum memperingati Hari Kartini, dengan menekankan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi keluarga.

“Pemanfaatan daun nipah ini diharapkan tidak berhenti pada pelatihan saja, tetapi berlanjut menjadi kegiatan ekonomi produktif yang memberi nilai tambah bagi keluarga. Ini juga merupakan bagian dari 10 program pokok PKK,” kata Sri Hadiyati, mewakili Ketua TP-PKK Babel Noni Hidayat Arsani.

Menurut dia, daun nipah yang melimpah di kawasan pesisir selama ini belum diolah secara maksimal. 

Melalui pelatihan ini, kata Sri Hadiyati, peserta dibekali keterampilan menganyam dan mengolah daun nipah menjadi produk bernilai jual, seperti table runner, hampers, gantungan kunci, tas dan lain-lain.

Narasumber pelatihan, Eva Deswanti, menilai kegiatan ini membuka peluang diversifikasi pendapatan bagi masyarakat. Ia menyebut sebagian besar warga setempat bekerja sebagai pekebun dan mengambil upah harian, dengan penghasilan yang tidak menentu.

“Dengan keterampilan ini, ibu-ibu memiliki alternatif sumber penghasilan yang bisa dikerjakan dari rumah,” ujar Eva.

Eva menambahkan, produk olahan daun nipah yang dihasilkan peserta berpeluang menembus pasar yang lebih luas, bahkan pihaknya merencanakan pemasaran ke Pameran Trade Expo Indonesia di ICE BSD, Jakarta.

“Targetnya bukan hanya pasar lokal, tapi juga bisa masuk ke pameran berskala nasional hingga internasional. Mudah-mudahan bisa terealisasi dan mendapat banyak pesanan sehingga ibu-ibu di sini meningkat kesejahteraannya. Terima kasih ibu Noni,” kata dia.

Salah satu peserta pelatihan, Misnah, mengaku pelatihan tersebut memberi harapan baru bagi ekonomi keluarganya. 

“Terima kasih Ibu Noni. Dengan adanya pelatihan ini, emak-emak di Dusun Pangkalraya ini ada kegiatan baru. Kalau berlanjut, kami bisa punya penghasilan tambahan untuk memperkuat ekonomi keluarga,” tutup Misnah.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: Yudhistira Fotografer: Jo FandiEditor: Imelda Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Cicipi Empek-Empek Udang “Yuk Sum”, Noni Hidayat Arsani Dorong Belo Laut Jadi Destinasi Oleh-Oleh Unggulan

Wed, 04/22/2026 - 05:14

BANGKA BARAT — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, melanjutkan rangkaian kunjungannya di Kabupaten Bangka Barat, dengan menyambangi sentra produksi kuliner khas di Belo Laut, Muntok, Selasa (21/4/2026).

Kunjungan itu, dilakukan usai pengukuhan Evi Astura Markus, sebagai Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Bangka Barat, periode 2025–2030. 

Dalam kesempatan itu, Evi mengajak Noni meninjau proses produksi sekaligus mencicipi empek-empek udang khas Belo Laut produksi “Yuk Sum”.

Setelah melihat proses produksi dan mencicipi empek-empek "Yuk Sum" Noni mengaku terkesan dengan kualitas produk UMKM tersebut, terutama dari segi rasa dan tekstur.

“Empek-empek Yuk Sum ini enak, udangnya terasa dan kualitasnya sangat baik,” ujar Noni.

Menurutnya, produk UMKM tersebut tidak hanya diminati pasar lokal, tetapi juga telah menjangkau pasar internasional. 

Noni menyebut, masyarakat Babel yang bermukim di luar negeri kerap membawa produk ini sebagai oleh-oleh, khususnya saat momentum tradisi Ceng Beng.

“Produk ini sudah go internasional. Banyak masyarakat kita yang tinggal di luar negeri membawa oleh-oleh ini saat kembali,” katanya.

Noni menilai, kualitas produk tersebut memiliki daya saing tinggi dan berpotensi menjadi ikon kuliner daerah. Ia pun mendorong penguatan promosi agar produk serupa semakin dikenal luas.

Lebih jauh, ia mengajak wisatawan yang berkunjung ke Muntok untuk menyempatkan diri singgah di Belo Laut sebagai pusat oleh-oleh khas setempat.

“Kalau berkunjung ke Muntok, jangan lupa mampir ke sini dan membeli oleh-oleh khas Belo Laut,” tukasnya.

Untuk diketahui, usaha “Yuk Sum” merupakan binaan UP2K PKK, Dinas Tenaga Kerja, serta Dinas Koperasi dan UKM. Selain empek-empek udang, "Yuk Sum" juga memproduksi kemplang dan kerupuk dengan merek yang sama.

Untuk diketahui pula, Belo Laut selama ini dikenal sebagai sentra produksi empek-empek udang di Bangka Barat, dengan produk yang tidak hanya diminati masyarakat lokal, tetapi juga telah merambah pasar yang lebih luas.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: LulusFotografer: LulusEditor: Yudhistira Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Bunda Noni Hidayat Arsani Kukuhkan Ketua FORIKAN dan Bunda Literasi Bangka Barat, Perkuat SDM Sehat dan Cerdas

Tue, 04/21/2026 - 21:03

MENTOK — Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang juga menjabat sebagai Bunda Literasi Provinsi, Noni Hidayat Arsani, secara resmi mengukuhkan Evi Astura Markus sebagai Ketua Forikan Kabupaten Bangka Barat 2025–2030, sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Bangka Barat 2026–2030. 

Dalam sambutannya, Noni Hidayat Arsani menegaskan, kedua momen pengukuhan tersebut memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang cerdas, sehat, dan berdaya saing. FORIKAN hadir untuk mengajak masyarakat gemar mengonsumsi ikan guna meningkatkan gizi, serta menciptakan generasi yang sehat dan kuat.

“FORIKAN hadir untuk mengajak masyarakat gemar makan ikan, meningkatkan gizi, dan menciptakan generasi yang sehat dan kuat,” ujar Noni pada prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat, di Grha Aparatur, Pemkab Babar, pada Selasa (21/4/2026).

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya peran Bunda Literasi sebagai figur teladan dalam menanamkan kecintaan membaca, dan menulis sejak dini. Menurutnya, literasi menjadi fondasi utama dalam membangun karakter dan wawasan anak-anak agar siap menghadapi tantangan masa depan.

“Bunda Literasi adalah sosok tuntunan dalam menanamkan kecintaan membaca dan menulis sejak dini,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Noni turut menyampaikan ucapan selamat kepada Evi Astura Markus, sekaligus menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Babel siap berkolaborasi dalam mendukung program-program yang dijalankan.

Sebelumnya, Evi Astura Markus telah aktif melakukan berbagai kegiatan, di antaranya membagikan makanan olahan berbahan dasar ikan ke sejumlah PAUD. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang anak melalui pemanfaatan hasil perikanan laut Babel yang melimpah. 

Di sisi lain, ia juga mendorong penguatan literasi sejak usia dini dengan menanamkan budaya gemar membaca sebagai fondasi generasi yang cerdas. Evi menyampaikan, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Markus dalam sambutannya menegaskan, penguatan literasi dan peningkatan konsumsi ikan merupakan langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas di daerah.

Sumber: Dinas KominfoPenulis: LulusFotografer: LulusEditor: Rangga Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita

Pages